Lomba Video Konten Literasi 2026 Dibuka, Dispusip Ciamis Ajak Anak Muda Sebarkan Semangat Literasi Lewat Karya Kreatif 

Lomba Video Konten Literasi 2026 Dibuka, Dispusip Ciamis Ajak Anak Muda Sebarkan Semangat Literasi Lewat Karya Kreatif. (Foto: Dispusip Ciamis)
Lomba Video Konten Literasi 2026 Dibuka, Dispusip Ciamis Ajak Anak Muda Sebarkan Semangat Literasi Lewat Karya Kreatif. (Foto: Dispusip Ciamis)

CIAMIS, SawalaJabar.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Ciamis kembali menggelar Lomba Video Konten Literasi Tingkat Kabupaten Ciamis Tahun 2026.

Kompetisi yang terbuka bagi masyarakat berusia 17 hingga 35 tahun itu menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan budaya literasi melalui media digital.

Mengusung tema “Perkembangan Perpustakaan, Budaya Baca, dan Literasi di Indonesia”, peserta dapat memilih lima subtema, yakni Geliat Perpustakaan di Tengah Arus Modernisasi, Visualisasi Cerita Rakyat dan Kearifan Lokal di Kabupaten Ciamis, Meningkatkan Minat Baca melalui Digitalisasi, Menghindari Hoaks dengan Literasi, serta Tokoh Literasi dan Budaya di Kabupaten Ciamis.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ciamis, H. Okta Jabal Nugraha, mengatakan lomba tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menyesuaikan gerakan literasi dengan perkembangan teknologi dan kebiasaan masyarakat yang kini semakin dekat dengan media digital.

Menurutnya, literasi tidak lagi dimaknai sebatas membaca buku, tetapi juga kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, serta menghasilkan konten yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjadi pelaku literasi di era digital. Media sosial harus dimanfaatkan sebagai ruang untuk menyebarkan pengetahuan, nilai-nilai positif, sekaligus memperkenalkan budaya dan potensi daerah kepada masyarakat luas,” ujar Okta, Senin, 8 Juni 2026.

Ia menilai kreativitas generasi muda Kabupaten Ciamis memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Melalui lomba tersebut, peserta didorong menghasilkan karya yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki pesan edukatif serta mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya budaya membaca dan literasi.

“Lewat video yang kreatif, peserta dapat mengangkat berbagai tema mulai dari perkembangan perpustakaan, cerita rakyat, budaya lokal, hingga pentingnya menangkal hoaks melalui literasi digital. Kami berharap lahir karya-karya yang mampu menginspirasi masyarakat,” katanya.

Okta menambahkan, Kabupaten Ciamis memiliki kekayaan budaya, sejarah, dan kearifan lokal yang sangat layak diperkenalkan kepada masyarakat luas melalui berbagai platform digital.

Menurutnya, promosi budaya saat ini dapat dilakukan dengan cara yang lebih kreatif sehingga mudah diterima oleh berbagai kalangan, khususnya generasi muda.

“Kabupaten Ciamis memiliki banyak potensi yang layak dikenal lebih luas. Kami berharap para peserta mampu mengemasnya menjadi konten yang informatif, kreatif, sekaligus membangkitkan rasa bangga terhadap daerah sendiri,” tuturnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, lomba tersebut juga diharapkan mampu melahirkan kreator-kreator muda yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan literasi.

Semakin banyak konten positif yang diproduksi masyarakat, semakin kuat pula budaya literasi yang tumbuh di tengah derasnya arus informasi digital.

“Kami ingin generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi pencipta karya yang mampu memberikan edukasi dan inspirasi. Literasi adalah fondasi pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas,” jelasnya.

Pendaftaran lomba dibuka secara gratis hingga 3 Juli 2026, dengan batas akhir pengunggahan karya pada hari yang sama pukul 10.00 WIB. Panitia juga menyediakan total hadiah sebesar Rp19 juta bagi para pemenang.

Okta mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ciamis yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai wadah menyalurkan kreativitas sekaligus berkontribusi dalam membangun budaya literasi.

“Jangan ragu menunjukkan kreativitas dan kemampuan terbaik. Semoga dari kegiatan ini lahir karya-karya yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat serta semakin mengharumkan nama Kabupaten Ciamis,” pungkasnya.*** (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *