CIAMIS, Sawalajabar.com — Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar Lomba Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengajak siswa tingkat SMP hingga SMA sederajat untuk berpartisipasi dalam ajang tersebut.
Lomba yang mengusung tema “Menggugah Literasi, Mengasah Kritis: Menyambut Wawasan Melalui Resensi Koleksi Perpustakaan” itu dirancang untuk meningkatkan kemampuan analisis dan daya kritis peserta terhadap bahan bacaan.
Menurut Herdiat, literasi menjadi fondasi penting dalam mendorong kemajuan daerah.
“Literasi bukan sekadar kemampuan membaca, melainkan pondasi utama bagi kemajuan sebuah daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui kegiatan ini, koleksi buku di perpustakaan daerah diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pelajar sebagai sumber pengetahuan.
Tahapan Seleksi Disiapkan
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Ciamis, Okta Jabal Nugraha, menyampaikan bahwa panitia telah menyiapkan tahapan seleksi yang bersifat kompetitif sekaligus edukatif.
Selain proses penilaian, peserta yang masuk 50 besar akan mendapatkan pembekalan khusus pada minggu kedua Mei 2026.
“Kami tidak hanya mencari pemenang, tetapi juga memberikan pembekalan bagi peserta,” ujarnya.
Untuk menarik minat peserta, panitia menyiapkan total hadiah berupa uang pembinaan hingga puluhan juta rupiah.
Pada kategori SMA/SMK/MA, juara pertama akan memperoleh Rp 5.000.000, sementara tingkat SMP/MTs sebesar Rp 4.000.000, disertai piala dan piagam penghargaan.
Jadwal Pelaksanaan
Pendaftaran dan pengiriman video resensi telah dibuka sejak 2 Maret hingga 24 April 2026.
Selanjutnya, peserta akan melalui tahap seleksi awal hingga pengumuman pemenang yang dijadwalkan pada minggu keempat Mei 2026.
Dispusip Ciamis juga menyediakan informasi teknis dan pendaftaran melalui media sosial resmi serta akses kode QR pada poster kegiatan.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap dapat mendorong tumbuhnya minat baca sekaligus membentuk generasi muda yang kritis dan berdaya saing.***












