Indeks

Disdik Ciamis Bekali Peserta PKK dengan Keterampilan Desain Grafis untuk Menjawab Kebutuhan Industri Kreatif

Salah satu bentuknya diwujudkan melalui pelaksanaan PKK bidang Desain Grafis yang secara resmi dibuka di Lembaga Kursus Graphic Solution, Kecamatan Kawali, Senin (3/8/2026)

Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis secara resmi membuka kegiatan Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) bidang Desain Grafis di Lembaga Kursus Graphic Solution, Kecamatan Kawali, Senin (3/8/2026). Foto: Istimewa
Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis secara resmi membuka kegiatan Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) bidang Desain Grafis di Lembaga Kursus Graphic Solution, Kecamatan Kawali, Senin (3/8/2026). Foto: Istimewa

CIAMIS, Sawalajabar.com – Perkembangan teknologi digital ikut mengubah kebutuhan keterampilan di dunia kerja.

Kemampuan mengolah informasi secara visual, membuat materi komunikasi, hingga menghasilkan konten kreatif menjadi bagian yang semakin penting dalam berbagai sektor.

Kondisi tersebut mendorong Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis memperkuat program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) sebagai salah satu upaya meningkatkan kompetensi masyarakat agar lebih siap memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.

Salah satu bentuknya diwujudkan melalui pelaksanaan PKK bidang Desain Grafis yang secara resmi dibuka di Lembaga Kursus Graphic Solution, Kecamatan Kawali, Senin (3/8/2026).

Melalui program tersebut, para peserta mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan di bidang desain grafis sekaligus mengenal kebutuhan kompetensi yang dibutuhkan dalam lingkungan kerja dan industri kreatif.

Pembelajaran tidak hanya diarahkan pada kemampuan teknis, tetapi juga pada proses membangun kreativitas dan menghasilkan karya yang dapat dikembangkan menjadi portofolio.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis Erwan Darmawan mengatakan, keterampilan desain grafis memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi kompetensi kerja maupun modal dalam membangun usaha.

Karena itu, peserta diharapkan memanfaatkan pelatihan secara maksimal dengan mengikuti setiap tahapan pembelajaran dan memperbanyak latihan.

“Melalui pelatihan ini, peserta akan dibekali kompetensi desain grafis yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan industri kreatif. Namun, kemampuan teknis saja tidak cukup. Peserta juga perlu memiliki kreativitas, kemampuan berpikir inovatif, dan kemauan untuk terus belajar,” kata Erwan.

Menurut dia, kemampuan menghasilkan karya juga menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan peserta menghadapi dunia kerja.

Portofolio yang terbentuk dari hasil latihan maupun tugas selama mengikuti pelatihan dapat menjadi gambaran kemampuan peserta ketika nantinya mencari pekerjaan, menerima proyek, ataupun mengembangkan usaha sendiri.

Dengan demikian, proses pelatihan diharapkan tidak berhenti ketika kegiatan selesai, tetapi dapat dilanjutkan melalui praktik dan pengembangan kemampuan secara berkelanjutan.

“Yang paling penting adalah bagaimana peserta mampu memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan potensi diri. Jangan hanya mengejar bisa menggunakan aplikasi desain, tetapi juga belajar memahami kebutuhan, menemukan ide, mengolahnya menjadi karya, dan menghasilkan sesuatu yang memiliki nilai,” ujar Erwan.

Ia berharap peserta mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan penuh semangat, disiplin berlatih, serta berani mengeksplorasi gagasan baru sehingga memiliki bekal yang lebih kuat untuk menentukan langkah setelah menyelesaikan program.

Erwan menambahkan, peningkatan keterampilan merupakan bagian dari investasi sumber daya manusia yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Ketika seseorang memiliki keahlian yang sesuai dengan kebutuhan zaman sekaligus mampu mengembangkan kreativitas, peluang untuk bekerja dan menciptakan lapangan usaha akan semakin terbuka.

“Keahlian adalah investasi, sedangkan kreativitas adalah peluang. Terus belajar, terus berkarya, dan siapkan diri menjadi talenta kreatif yang produktif, mandiri, serta mampu bersaing,” katanya.*** (Adv)

Exit mobile version