Indeks
Ciamis  

Pentas PAI Ciamis 2026 Tak Sekadar Lomba, Jadi Ruang Dakwah dan Pembinaan Karakter

oplus_1026

CIAMIS, sawalajabar com,- Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) SD tingkat Kabupaten Ciamis Tahun 2026 resmi digelar di Kompleks SDN 1 Cijeungjing dan TK Pembina, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan yang diikuti ratusan siswa sekolah dasar dari berbagai kecamatan itu tidak hanya menjadi ajang kompetisi pendidikan agama Islam, tetapi juga diarahkan sebagai ruang pembinaan karakter dan dakwah bagi generasi muda.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Muharram Ahmad Jazuli, mengatakan Pentas PAI memiliki makna lebih luas dibanding sekadar perlombaan mencari juara.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana membentuk karakter siswa agar tumbuh menjadi generasi yang religius, berakhlak mulia, disiplin, dan memiliki kepedulian sosial di tengah perkembangan era digital.

“Pendidikan agama Islam hari ini memiliki peran penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berperilaku baik dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Ia menilai Pentas PAI menjadi media yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai Islam melalui pendekatan kreatif dan kompetitif yang dekat dengan dunia anak-anak.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mengikuti berbagai cabang lomba seperti cerdas cermat PAI, dai cilik, Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ), kaligrafi, praktik salat berjamaah, adzan, hingga qosidah rebana.

Muharram berpesan agar seluruh peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai pengalaman belajar dan ruang pengembangan diri, bukan semata-mata mengejar kemenangan.

“Anak-anak hari ini bukan hanya tampil menunjukkan kemampuan, tetapi sedang belajar tentang disiplin, kerja keras, sportivitas, dan tanggung jawab,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, Agus Abdullah, menegaskan Pentas PAI harus dipandang sebagai bagian dari dakwah melalui prestasi.

Ia menyebut tujuan utama kegiatan bukan sekadar menyiapkan peserta menuju tingkat provinsi, melainkan membangun pola pikir positif dan karakter Islami pada peserta didik.

“Misi kita bukan hanya mencari juara, tetapi bagaimana kegiatan ini menjadi media dakwah dan pembentukan karakter anak-anak,” ujarnya.

Agus juga mengingatkan pentingnya membangun growth mindset atau pola pikir bertumbuh dalam proses pendidikan anak. Menurutnya, guru dan pembimbing harus menjadi pendamping yang membantu perkembangan anak secara alami tanpa membebani mereka dengan target berlebihan.

“Anak-anak sedang dalam proses tumbuh dan berkembang. Tugas kita mendampingi mereka agar berkembang dengan baik dan menjadikan semua ini sebagai bagian dari ibadah,” katanya.

Ketua panitia penyelenggara, Ana Suryana, menjelaskan Pentas PAI tahun ini diikuti sekitar 608 peserta dari seluruh kecamatan di Kabupaten Ciamis.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat ukhuwah Islamiyah antar guru PAI, siswa, dan lingkungan pendidikan di Kabupaten Ciamis.

Selain menjadi ajang evaluasi pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah dasar, Pentas PAI juga diproyeksikan untuk menyiapkan kontingen terbaik Kabupaten Ciamis menuju Pentas PAI tingkat Provinsi Jawa Barat di Bekasi pada 17 Juni 2026 mendatang.

“Juara pertama dari setiap cabang lomba nantinya akan mewakili Kabupaten Ciamis di tingkat Jawa Barat,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga memiliki karakter kuat serta mampu menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. (Resa)

Exit mobile version