Indeks

Bapenda Ciamis Luncurkan Dashboard Monalisa, Integrasikan Data Potensi Pajak untuk Dongkrak PAD

CIAMIS, sawalajabar. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Ciamis terus memperkuat transformasi digital dalam pengelolaan pendapatan daerah.

Salah satu langkah strategis yang kini dikembangkan adalah Dashboard Monalisa (Monitoring dan Analisis Data Potensi Pajak), sebuah sistem terpadu yang dirancang untuk menghimpun, mengolah, dan menganalisis data potensi pajak daerah secara lebih akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah melalui pemanfaatan teknologi informasi dan pengelolaan data yang terintegrasi.

Dengan sistem ini, berbagai informasi yang sebelumnya tersebar di sejumlah perangkat daerah dapat dihimpun dalam satu dashboard sehingga memudahkan proses analisis potensi penerimaan pajak.

Dashboard Monalisa merupakan aksi perubahan yang digagas Kepala Bidang Pelayanan dan Penetapan Pajak Daerah Bapenda Kabupaten Ciamis, M. Faizal Ronald, S.STP., MM.

Pengembangannya berangkat dari kebutuhan akan sistem pengelolaan data yang lebih modern, terukur, dan mampu mendukung percepatan digitalisasi pemerintahan daerah.

Faizal menjelaskan, selama ini banyak data yang berkaitan dengan potensi pajak tersedia di berbagai perangkat daerah maupun instansi lain. Namun, data tersebut masih berdiri sendiri sehingga belum dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai dasar penghitungan potensi pajak daerah.

Di Kabupaten Ciamis terdapat banyak data yang sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk menganalisis potensi pajak daerah. Namun data itu masih tersebar di berbagai perangkat daerah dan belum saling terhubung. Akibatnya, proses analisis menjadi kurang optimal.

“Dashboard Monalisa kami bangun agar seluruh data tersebut dapat terintegrasi menjadi satu sumber informasi yang valid, akurat, dan dapat dijadikan dasar dalam pengambilan kebijakan,” ujar Faizal saat diwawancarai awak media d kantornya Rabu (29/07/2026)

Menurutnya, pembangunan sistem tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Bapenda dalam mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, sekaligus memperkuat strategi optimalisasi penerimaan pajak melalui pengelolaan data yang lebih berkualitas.

Faizal menegaskan, keberhasilan pengembangan Dashboard Monalisa tidak hanya bergantung pada Bapenda, tetapi juga membutuhkan sinergi berbagai pihak.

“Ini bukan pekerjaan Bapenda semata. Kami membangun kolaborasi dengan berbagai perangkat daerah, instansi vertikal, pemerintah provinsi, hingga asosiasi pelaku usaha. Data yang berkualitas hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak yang memiliki keterkaitan ikut berkontribusi,” katanya.

Pada tahap awal, Dashboard Monalisa diterapkan melalui skema piloting terhadap beberapa jenis pajak daerah sebagai bahan uji coba analisis potensi. Dari implementasi awal tersebut, Bapenda telah berhasil memetakan sejumlah data potensi pajak sekaligus membangun sistem monitoring dan analisis berbasis digital.

Selain itu, Bapenda juga membentuk Tim Pengelola Data Potensi Pajak Daerah yang berfungsi sebagai wadah koordinasi lintas sektor dalam proses pengumpulan, validasi, hingga pemanfaatan data potensi pajak.

Tim tersebut melibatkan berbagai perangkat daerah, instansi vertikal, instansi pemerintah provinsi, serta unsur asosiasi pelaku usaha.

Ke depan, pengembangan Dashboard Monalisa akan diarahkan pada integrasi data secara otomatis melalui teknologi Application Programming Interface (API) sehingga proses pembaruan data dapat berlangsung lebih cepat, akurat, dan berkelanjutan.

Tidak hanya itu, sistem ini juga diproyeksikan berkembang menjadi platform pengelolaan potensi pajak berbasis analitik prediktif yang mampu membaca tren serta memproyeksikan potensi penerimaan dari seluruh jenis pajak daerah.

Melalui penguatan sistem berbasis data tersebut, Bapenda Kabupaten Ciamis berharap proses perencanaan, pengawasan, hingga optimalisasi penerimaan pajak daerah dapat berjalan lebih efektif.

Pada akhirnya, peningkatan PAD yang dihasilkan diharapkan mampu memperkuat kapasitas fiskal daerah dan mendukung pembiayaan pembangunan serta pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Ciamis. (Resa)

Exit mobile version