Ciamis  

Formagat Usulkan Nama “Galendo” untuk Hotel Mes Pemda Ciamis

CIAMIS, SawalaJabar.com— Wacana pergantian nama Hotel Mes Pemda Kabupaten Ciamis terus menjadi perhatian publik dan menuai berbagai tanggapan dari sejumlah kalangan masyarakat. Perubahan nama tersebut dinilai bukan hanya sebatas pergantian identitas sebuah bangunan, melainkan juga sebagai langkah untuk memperkuat ciri khas dan identitas daerah Kabupaten Ciamis.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Forum Mahasiswa Galuh Tabayun (Forumagat), Fauzi, menyampaikan pandangannya terkait rencana pergantian nama Hotel Mes Pemda Ciamis. Menurutnya, adanya pembahasan maupun diskusi mengenai penggunaan nama tokoh-tokoh daerah sebagai nama baru Mes Pemda merupakan langkah yang baik untuk mengangkat kembali sejarah lokal.

Fauzi mengatakan penggunaan nama tokoh asal Ciamis dapat menjadi sarana untuk mengenalkan sejarah dan jasa para tokoh daerah kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda agar tidak melupakan sejarah daerahnya sendiri, Kamis (07/05/206).

“Adanya pembahasan atau diskusi mengenai pergantian nama Mes Pemda dengan menggunakan nama tokoh-tokoh di Ciamis tentu sangat bagus. Itu bisa menjadi cara untuk mengangkat kembali sejarah daerah dan mengenalkan tokoh-tokoh Ciamis kepada masyarakat,” ujar Fauzi.

Meski demikian, Fauzi mengaku memiliki usulan berbeda yang dinilai lebih unik dan dekat dengan identitas khas masyarakat Kabupaten Ciamis. Ia mengusulkan agar nama Hotel Mes Pemda diubah menjadi “Galendo”, yang merupakan makanan khas legendaris asal Ciamis.

Menurutnya, Galendo sudah sangat melekat dengan identitas Kabupaten Ciamis dan dikenal luas oleh masyarakat luar daerah. Bahkan, hampir setiap orang yang datang atau berlibur ke Ciamis selalu ingin membawa Galendo sebagai oleh-oleh khas.

“Kalau saya pribadi memiliki usulan yang mungkin berbeda dan unik, yaitu nama Mes Pemda diganti menjadi ‘Galendo’. Karena Galendo ini sangat identik dengan Ciamis. Orang yang datang ke Ciamis biasanya selalu mencari Galendo untuk dijadikan oleh-oleh,” katanya.

Fauzi menilai, penggunaan nama Galendo akan memberikan kesan yang lebih khas dan memiliki nilai budaya yang kuat. Selain mudah diingat, nama tersebut diyakini dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang ke Kabupaten Ciamis.

Ia juga menyebut bahwa nama Galendo memiliki kekuatan promosi yang cukup besar untuk memperkenalkan Kabupaten Ciamis kepada masyarakat luas. Menurutnya, ketika orang mendengar nama Galendo, maka yang langsung terlintas adalah Kabupaten Ciamis.

“Ketika orang mendengar nama Galendo, pasti langsung teringat dengan Ciamis. Itu artinya nama tersebut sudah memiliki nilai promosi tersendiri bagi daerah,” jelasnya.

Selain sebagai identitas budaya, Fauzi menilai penggunaan nama Galendo juga dapat menjadi bentuk pelestarian kuliner khas daerah di tengah perkembangan zaman. Ia berharap pemerintah daerah dapat mempertimbangkan aspirasi masyarakat dalam menentukan nama baru Hotel Mes Pemda Ciamis.

Menurutnya, nama sebuah bangunan milik daerah sebaiknya tidak hanya memiliki nilai formalitas, tetapi juga harus mampu merepresentasikan karakter, budaya, dan ciri khas masyarakat Kabupaten Ciamis.

“Galendo bukan hanya makanan khas, tetapi sudah menjadi bagian dari identitas masyarakat Ciamis. Jadi menurut saya sangat cocok apabila digunakan sebagai nama Mes Pemda, karena bisa menjadi simbol kebanggaan daerah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *