Tekan Stunting, Disnakkan Ciamis dan Baregbeg Bagikan 150 Paket Olahan Ikan

Oplus_131072

Sawalajabar.com, CIAMIS — Upaya mendorong pemenuhan gizi keluarga untuk mendukung penurunan stunting terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Ciamis. Salah satunya melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digelar Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Ciamis bersama Pemerintah Kecamatan Baregbeg.

Kegiatan berlangsung di Aula Kecamatan Baregbeg, Senin (28/9/2026), dengan membagikan 150 paket olahan berbahan dasar ikan kepada masyarakat.

Pemberian paket tersebut menjadi stimulan agar masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki anak balita, semakin terbiasa mengonsumsi ikan sebagai sumber protein hewani.

Kegiatan dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Dr. H. Andang Firman Triyadi, M.T. Pelaksanaannya juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kecamatan Baregbeg ke-22.

Andang mengatakan, konsumsi ikan perlu dibiasakan sejak dini karena protein hewani memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

Namun, menurutnya, menyediakan ikan saja tidak cukup. Orang tua perlu kreatif mengolah ikan agar anak tertarik mengonsumsinya.

“Bagaimana anak mau makan ikan itu yang penting. Jadi harus kreatif mengolahnya supaya anak tertarik,” kata Andang.

Ia mendorong orang tua tidak terpaku pada satu jenis olahan. Ikan dapat dibuat menjadi berbagai menu yang lebih dekat dengan selera anak.

Menurut Andang, Kabupaten Ciamis memiliki potensi perikanan yang cukup besar. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, termasuk melalui budidaya ikan secara mandiri.

Stunting Tak Cukup Ditangani dengan Intervensi

Andang mengatakan upaya menekan stunting membutuhkan keterlibatan keluarga. Pemerintah memang melakukan berbagai intervensi, tetapi keberlanjutannya sangat bergantung pada kebiasaan yang dibangun di rumah.

Ia menyebut perkembangan penanganan stunting terus dipantau melalui laporan dari kecamatan dan puskesmas.

“Setiap bulan saya minta laporan perkembangan stunting. Alhamdulillah, banyak kecamatan dan puskesmas yang sudah mengalami penurunan,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap edukasi mengenai makanan bergizi tidak berhenti saat kegiatan berlangsung. Keluarga diharapkan dapat menerapkannya dalam menu harian.

Ikan Jadi Pilihan Protein Hewani

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Ikan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Disnakkan Kabupaten Ciamis, drh. Asri Kurnia, MP., mengatakan ikan memiliki kandungan protein dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

“Memberikan ikan sejak dini merupakan salah satu upaya untuk mendukung tumbuh kembang anak dan menciptakan generasi yang sehat,” kata Asri.

Ia menjelaskan, kegiatan Gemarikan di Baregbeg merupakan kolaborasi Disnakkan dengan Pemerintah Kecamatan Baregbeg dalam rangkaian Hari Jadi Kecamatan Baregbeg ke-22.

Sebanyak 150 paket olahan makanan berbahan dasar ikan dibagikan kepada masyarakat. Sasaran kegiatan mencakup perwakilan ibu hamil, ibu menyusui serta keluarga yang memiliki balita.

Asri menegaskan, paket tersebut bukan dimaksudkan sebagai pemenuhan kebutuhan dalam jangka panjang, melainkan sebagai stimulan agar masyarakat mengenal sekaligus mencoba berbagai olahan ikan.

“Setelah diberikan stimulan, harapannya masyarakat bisa mengolah sendiri di rumah,” ujarnya.

Menurut Asri, ikan dapat diolah menjadi berbagai menu sehingga anak tidak merasa bosan. Kreativitas keluarga menjadi penting untuk meningkatkan minat anak terhadap makanan berbahan ikan.

Sejumlah olahan yang mulai dikembangkan masyarakat antara lain burger ikan, tahu bakso ikan, bakso ikan nila dan pempek ikan nila.

“Sekarang mulai banyak ibu-ibu yang berkreasi. Jadi ikan tidak hanya digoreng atau dibakar,” katanya.

Konsumsi Ikan Ciamis Terus Didorong

Asri mengatakan program Gemarikan terus dilaksanakan secara bertahap di Kabupaten Ciamis. Penentuan sasaran kegiatan disesuaikan dengan prioritas dan kemampuan anggaran, serta dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan.

Menurutnya, secara umum konsumsi ikan masyarakat Ciamis menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir.

Ia berharap peningkatan konsumsi tersebut dibarengi dengan semakin beragamnya menu olahan ikan di tingkat keluarga.

Dengan begitu, kampanye Gemarikan tidak sekadar mendorong masyarakat membeli dan mengonsumsi ikan, tetapi juga membangun kebiasaan makan yang lebih beragam dan memenuhi kebutuhan protein hewani.

Pelayanan Kesehatan Hewan Turut Dibuka

Selain kegiatan Gemarikan, Disnakkan Kabupaten Ciamis juga membuka pelayanan kesehatan hewan gratis di halaman Kantor Kecamatan Baregbeg.

Masyarakat dapat membawa hewan peliharaan untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari petugas. Layanan tersebut juga mencakup vaksinasi untuk sejumlah hewan, di antaranya kucing, anjing, monyet dan hewan lainnya.

Petugas turut memberikan konsultasi mengenai kondisi kesehatan hewan serta langkah pencegahan penyakit.

Pelayanan kesehatan hewan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Disnakkan dalam momentum Hari Jadi Kecamatan Baregbeg ke-22.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah menggabungkan edukasi gizi dan pelayanan masyarakat dalam satu kegiatan. Gemarikan diarahkan untuk memperkuat konsumsi protein hewani di keluarga, sementara pelayanan kesehatan hewan memberikan akses pemeriksaan dan vaksinasi secara langsung kepada masyarakat.

Bagi keluarga, kebiasaan mengonsumsi ikan diharapkan tidak berhenti pada paket yang dibagikan hari itu. Justru dari stimulan tersebut, masyarakat didorong untuk terus menghadirkan olahan ikan dalam menu sehari-hari sebagai bagian dari upaya mendukung tumbuh kembang anak dan pencegahan stunting di Kabupaten Ciamis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *