Indeks

Di Tengah Ancaman Krisis, Kabupaten Tasikmalaya Andalkan Kebersamaan Jaga Pangan

Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari menyampaikan bahwa ketahanan pangan bukan hanya soal produksi atau distribusi, melainkan bagian dari kedaulatan bangsa. (Foto: Diskominfo Kabupaten Tasikmalaya/Adv)
Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari menyampaikan bahwa ketahanan pangan bukan hanya soal produksi atau distribusi, melainkan bagian dari kedaulatan bangsa. (Foto: Diskominfo Kabupaten Tasikmalaya/Adv)

TASIKMALAYA, Sawalajabar.com — Di tengah bayang-bayang krisis pangan global, semangat gotong royong justru tumbuh di Tasikmalaya.

Program ketahanan pangan yang dijalankan pemerintah daerah tidak hanya menjadi agenda kebijakan, tetapi juga gerakan bersama yang melibatkan banyak pihak.

Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari terlihat turun langsung ke lapangan, menyapa dan berdiskusi dengan masyarakat serta unsur terkait.

Kehadirannya bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya membangun semangat kolektif di tengah tantangan global.

Suasana kebersamaan tampak nyata di lokasi kegiatan.

Personel TNI, dinas teknis, hingga pemerintah daerah bahu-membahu menyiapkan lahan yang akan dikembangkan sebagai sumber pangan baru.

Kerja bersama ini menjadi fondasi utama dalam menjalankan program ketahanan pangan di daerah.

Lebih dari sekadar aktivitas fisik, kolaborasi ini mencerminkan kekuatan sosial masyarakat dalam menghadapi situasi yang tidak pasti.

Bagi Asep, ketahanan pangan bukan hanya soal produksi atau distribusi, melainkan bagian dari kedaulatan bangsa.

Ia meyakini, dengan kerja sama yang kuat, masyarakat mampu menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman krisis pangan global.

Program ini pun menjadi simbol optimisme—bahwa di tengah keterbatasan, selalu ada ruang untuk bergerak bersama.

Upaya yang dilakukan di Tasikmalaya menunjukkan bahwa solusi tidak selalu datang dari skala besar, tetapi bisa dimulai dari langkah sederhana di tingkat lokal.

Dari lahan yang dipersiapkan bersama, harapan tentang kemandirian pangan mulai tumbuh.

Ke depan, program ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga mempererat kebersamaan masyarakat dalam membangun masa depan yang lebih tangguh.*** (Adv)

Exit mobile version