Indeks

Peresmian SBC Sukasetia, Panen Raya Jagung Perkuat Ketahanan Pangan dan Dorong Edu Agro Ekowisata

Ciamis, Sawalajabar – Pemerintah Desa Sukasetia resmi meresmikan Sukasetia Business Center (SBC) sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi desa sekaligus memperkuat program ketahanan pangan.

 

Peresmian tersebut dirangkaikan dengan kegiatan panen raya jagung yang menjadi simbol keberhasilan sektor pertanian desa.

 

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pihak, di antaranya perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Pertanian, serta kalangan akademisi, termasuk dari Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Galuh (Unigal).

 

Panen raya jagung menjadi salah satu bukti nyata komitmen Pemerintah Desa Sukasetia dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sekaligus mengoptimalkan potensi lokal di bidang pertanian.

 

Dosen Pembimbing Lapangan II, Sujai, menyampaikan bahwa keterlibatan pihak kampus merupakan bagian dari implementasi tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

 

“Melalui kolaborasi ini, kami telah melaksanakan berbagai kegiatan, salah satunya pelatihan digital marketing dan pengembangan chatbot berbasis website untuk mendukung promosi potensi desa,” ujar Sujai.

 

Ia menambahkan, ke depan pihaknya bersama pemerintah desa memiliki visi menjadikan Desa Sukasetia sebagai desa wisata dengan konsep EduAgroEkowisata. Konsep ini mengintegrasikan sektor pendidikan, pertanian, dan lingkungan sebagai daya tarik utama.

 

“Target awalnya adalah lembaga pendidikan sebagai pasar utama. Nantinya desa ini tidak hanya menjadi pusat ekonomi, tetapi juga pusat edukasi berbasis pertanian dan lingkungan,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Sujai menegaskan bahwa pendampingan dari pihak akademisi akan terus berlanjut melalui program penelitian serta pengabdian dosen dan mahasiswa guna memastikan pengembangan desa berjalan secara berkelanjutan.

 

Dengan adanya SBC dan berbagai program pendukung, Desa Sukasetia diharapkan mampu menjadi contoh desa mandiri yang inovatif serta berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.

Exit mobile version