CIAMIS, sawalajabar com,- PDIP mulai mengencangkan strategi politik di Kabupaten Ciamis dengan memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput. Penyerahan Surat Keputusan (SK) DPC periode 2025–2030 menjadi langkah awal untuk menata kekuatan partai secara menyeluruh.
Penyerahan dan sosialisasi SK dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP tersebut menandai dimulainya tahapan konsolidasi yang harus segera dijalankan oleh seluruh struktur partai.
Pengurus DPD PDIP Jawa Barat, Ijah Hartijah, menegaskan bahwa SK bukan sekadar dokumen administratif, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata di lapangan.
“Setelah SK ini diberikan, seluruh jajaran harus segera bergerak melakukan konsolidasi sampai ke tingkat bawah sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda politik ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, DPD PDIP Jawa Barat terus turun langsung ke daerah-daerah untuk memastikan kekuatan organisasi tetap solid dan terstruktur.
Ketua DPC PDIP Kabupaten Ciamis, Nanang Permana, menyampaikan bahwa penguatan struktur partai merupakan bagian penting dari roadmap politik menuju peningkatan perolehan kursi.
Menurutnya, struktur partai saat ini telah terbentuk hingga tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) dan ranting, dan kini tengah difokuskan pada pembentukan pengurus anak ranting di tingkat RW.
“Kalau struktur sampai ke tingkat RW sudah terbentuk dan solid, Insya Allah target partai bisa tercapai,” katanya.
Tak hanya fokus pada internal partai, PDIP Ciamis juga mulai memperkuat pendekatan kepada masyarakat melalui aksi sosial.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 100 paket sembako disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya membangun kedekatan.
Nanang menegaskan, kegiatan sosial tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata.
“Ini bukan hanya simbolik. Ke depan akan kami lakukan rutin agar kehadiran partai benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kekuatan politik tidak hanya ditentukan oleh struktur organisasi, tetapi juga oleh kepercayaan publik yang dibangun melalui aksi nyata.
“Partai harus hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat langsung,” pungkasnya. (Resa)
