Indeks
Ciamis  

Lapas Ciamis Gandeng Pemuda Muhammadiyah dan FKB, Perkuat Pembinaan Warga Binaan Menuju Kemandirian

Ciamis, sawalajabar.com Transformasi pembinaan warga binaan di Kabupaten Ciamis terus diperkuat. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Ciamis dan Forum Ketahanan Bangsa (FKB) Ciamis.

Kolaborasi ini menjadi langkah nyata untuk mengubah stigma pemasyarakatan, dari sekadar tempat menjalani hukuman menjadi pusat pembinaan karakter, peningkatan keterampilan, dan penguatan wawasan kebangsaan.

Penandatanganan Kerja Sama Jadi Tonggak Penguatan Pembinaan
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembukaan dan doa bersama.

Prosesi utama ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Lapas Kelas IIB Ciamis dengan Forum Ketahanan Bangsa Ciamis, kemudian bersama Pemuda Muhammadiyah Ciamis.

Bangun Kolaborasi Berkelanjutan
Kerja sama ini difokuskan pada penguatan program pembinaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat guna menciptakan warga binaan yang siap kembali ke lingkungan sosialnya.

Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, menegaskan pentingnya perubahan paradigma dalam sistem pemasyarakatan.

“Lapas tidak hanya sebagai tempat menjalani hukuman, tetapi juga harus mampu membekali warga binaan dengan keterampilan dan kesiapan mental agar mereka bisa mandiri setelah bebas,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan pihak eksternal menjadi kunci dalam memperkuat kualitas pembinaan yang lebih komprehensif.

Perwakilan Forum Ketahanan Bangsa Ciamis, Dian Gojin, menekankan bahwa warga binaan memiliki hak yang sama untuk berkembang.

FKB Ciamis aktif memberikan pembinaan, mulai dari keterampilan seperti pembuatan alat pancing hingga edukasi wawasan kebangsaan yang menanamkan nilai Pancasila dan semangat gotong royong.

Menurutnya, pendekatan ini penting untuk membentuk karakter warga binaan agar lebih siap berkontribusi di masyarakat.

Sementara itu, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Ciamis melalui Mochamad Isa Nuralamsyah, S.Sos., menyatakan komitmen penuh dalam pembinaan berkelanjutan.

Pendampingan hingga Reintegrasi Sosial
Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada pembinaan keagamaan dan pendidikan, tetapi juga membuka peluang kerja bagi mantan warga binaan.

“Kami siap membersamai mereka agar bisa kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bermanfaat,” ungkapnya.

Bahkan, peluang tersebut disebut akan dibuka di 24 kecamatan di Kabupaten Ciamis sebagai bagian dari dukungan nyata terhadap reintegrasi sosial.

Sebagai bentuk penghargaan, kegiatan juga diisi dengan penyerahan cenderamata berupa plakat serta produk kue kering hasil karya warga binaan kepada para mitra, termasuk Pemuda Muhammadiyah, FKB Ciamis, dan Yayasan Anugerah Insan Residivis.

Dari Balik Jeruji, Lahir Karya Bernilai
Momen ini menjadi simbol bahwa warga binaan memiliki potensi besar untuk berkarya dan bangkit menjadi pribadi yang produktif.

Acara ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan sesi foto bersama sebagai wujud komitmen bersama.
Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat sistem pembinaan di Lapas Ciamis, sekaligus membuka jalan bagi warga binaan untuk kembali ke masyarakat dengan lebih percaya diri, mandiri, dan berdaya saing. (Resa)

Exit mobile version