Indeks
Ciamis  

‎Bupati Herdiat Dorong Musrenbang Lebih dari Sekadar Agenda Tahunan

CIAMIS, sawalajabar.com,- Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali menegaskan komitmennya dalam merancang pembangunan yang terarah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 yang digelar di Aula Adipati Angganaya, Bapperida Ciamis, Senin (30/3/2026).

‎Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan rencana pembangunan dengan kondisi riil daerah, sekaligus memastikan keterlibatan berbagai pihak dalam proses perencanaan.

‎Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, dalam sambutannya mengawali dengan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah serta permohonan maaf kepada seluruh peserta.

‎Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber yang telah memberikan pandangan konstruktif bagi kemajuan daerah.

‎Herdiat menekankan bahwa Musrenbang harus menghasilkan kebijakan yang konkret dan berdampak langsung bagi masyarakat.

‎Ia mengingatkan agar forum ini tidak hanya menjadi agenda rutin tanpa hasil nyata.

‎Menurutnya, kondisi keuangan daerah yang terbatas justru harus mendorong kreativitas dan kolaborasi.

‎Ia mencontohkan bagaimana program bantuan rumah tidak layak huni mampu berkembang jauh lebih besar berkat partisipasi masyarakat.

‎“Dari bantuan Rp20 juta, bisa terbangun rumah senilai hingga Rp100 juta. Ini bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat Ciamis,” ujarnya.

‎Ia mengungkapkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat ini berada di kisaran Rp374 miliar.

‎Namun, sebagian besar anggaran telah dialokasikan untuk kebutuhan operasional, termasuk layanan kesehatan dan penerangan jalan, sehingga ruang fiskal yang tersedia relatif terbatas.

‎Meski begitu, capaian pembangunan tetap menunjukkan hasil positif. Infrastruktur jalan, misalnya, telah mencapai tingkat kemantapan hingga 90 persen.

‎Selain itu, dukungan dari sektor keagamaan melalui Baznas turut memperkuat pembiayaan pembangunan di luar APBD.

‎Tidak hanya pembangunan fisik, Herdiat juga menaruh perhatian pada aspek sosial.

‎Ia menyoroti meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang memerlukan penanganan serius dan kolaboratif.

‎“Masalah ini harus kita tangani bersama, melibatkan semua elemen masyarakat,” tegasnya.

‎Di sisi lain, Ketua DPRD Ciamis, Nanang Permana, menyoroti tantangan fiskal yang dihadapi daerah.

‎Ia menyebutkan bahwa penurunan transfer dari pemerintah pusat membuat ruang gerak anggaran semakin terbatas.

‎Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menetapkan prioritas pembangunan secara tepat dan strategis, agar kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi secara optimal.

‎Musrenbang tahun ini juga diwarnai dengan Deklarasi Suara Anak Kabupaten Ciamis Tahun 2026.

‎Dalam deklarasi tersebut, anak-anak menyuarakan harapan akan lingkungan yang lebih aman, perlindungan yang lebih kuat, serta pencegahan perkawinan usia dini.

‎Selain itu, perhatian terhadap dampak negatif konten digital, penguatan peran keluarga, serta penyediaan fasilitas ramah anak dan disabilitas turut menjadi bagian dari komitmen bersama.

‎Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap arah pembangunan ke depan semakin terfokus, realistis, dan mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. (Resa)

Exit mobile version