Hadapi Kemarau, Perumdam Tirta Galuh Ciamis Intensifkan Step Test

Oplus_131072

CIAMIS, SawalaJabar.com,- Memasuki musim kemarau, Perumdam Tirta Galuh Kabupaten Ciamis memperkuat langkah antisipasi untuk memastikan pasokan air bersih tetap terjaga.

Salah satu strategi yang kini diintensifkan adalah step test, metode pengujian jaringan distribusi yang dilakukan pada malam hingga dini hari guna mendeteksi kebocoran tersembunyi dan menekan kehilangan air.

Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kontinuitas pelayanan di tengah potensi penurunan debit air baku yang lazim terjadi saat musim kemarau.

Dengan kebocoran yang dapat ditemukan lebih cepat, volume air yang sebelumnya terbuang dapat dimanfaatkan kembali untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Direktur Utama Perumdam Tirta Galuh Kabupaten Ciamis, Amsi Yudi Purwanto, SE., MT., mengatakan secara umum kondisi sumber air baku yang dikelola perusahaan masih berada pada kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan produksi air bersih. Meski demikian, kewaspadaan terus ditingkatkan mengingat beberapa sumber mulai mengalami penurunan debit.

“Secara umum kondisi sumber air baku masih aman. Memang terdapat beberapa sumber yang mulai mengalami penurunan debit sebagaimana lazim terjadi pada musim kemarau, namun hingga saat ini masih dapat memenuhi kebutuhan produksi air bersih. Karena itu kami melakukan berbagai langkah antisipasi agar pelayanan kepada pelanggan tetap optimal,” ujar Amsi, Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, pelaksanaan step test dilakukan pada saat penggunaan air oleh pelanggan berada pada titik terendah, yakni malam hingga dini hari. Pada kondisi tersebut, tekanan dan aliran air di dalam jaringan lebih stabil sehingga pengukuran menjadi lebih akurat.

Petugas kemudian melakukan pengujian pada setiap segmen jaringan distribusi untuk mengetahui ada atau tidaknya indikasi kebocoran. Apabila masih ditemukan aliran yang tidak semestinya, tim teknis akan melakukan penelusuran hingga menemukan lokasi kebocoran agar dapat segera diperbaiki.

“Step test dilakukan pada saat beban pemakaian pelanggan rendah sehingga hasil pengukurannya lebih akurat. Dari kegiatan ini kami dapat mengetahui indikasi kebocoran yang tidak terlihat di permukaan. Setelah titiknya ditemukan, perbaikan bisa segera dilakukan sehingga kehilangan air dapat ditekan,” jelasnya.

Amsi menegaskan, setiap kebocoran yang berhasil diperbaiki akan berdampak langsung terhadap peningkatan efisiensi distribusi air. Air yang sebelumnya hilang akibat kebocoran dapat dialirkan kepada pelanggan, terutama di wilayah dengan elevasi tinggi maupun daerah yang berada di ujung jaringan distribusi yang umumnya lebih rentan mengalami penurunan tekanan.

Selain memperkuat deteksi kebocoran, Perumdam Tirta Galuh juga terus mengoptimalkan sistem produksi air bersih. Pemantauan terhadap kondisi sumber air baku dilakukan secara berkala agar setiap perubahan debit dapat segera direspons melalui pengaturan pola produksi.

Optimalisasi juga dilakukan pada bangunan intake Sungai Citanduy Gunung Cupu. Pengambilan air diatur secara cermat, khususnya pada sore hingga malam hari, dengan tetap memperhatikan keseimbangan kebutuhan masyarakat sekitar yang turut memanfaatkan sumber air tersebut.

Di sisi distribusi, tim operasional meningkatkan patroli jaringan hampir di seluruh wilayah pelayanan, termasuk kawasan Ciamis dan Sindangkasih. Pemeriksaan tekanan jaringan, percepatan penanganan gangguan, hingga pemeliharaan infrastruktur dilakukan secara rutin selama musim kemarau berlangsung.

“Pengendalian kehilangan air menjadi salah satu fokus kami. Semakin kecil tingkat kebocoran, semakin besar pula volume air yang dapat didistribusikan kepada pelanggan,” kata Amsi.

Perumdam Tirta Galuh juga telah menyiapkan pola distribusi apabila sewaktu-waktu terjadi penurunan debit yang berdampak terhadap pelayanan. Wilayah dengan elevasi tinggi serta daerah yang berada di ujung jaringan menjadi prioritas pemantauan karena berpotensi mengalami penurunan tekanan lebih cepat dibandingkan wilayah lainnya.

Sebagai langkah mitigasi, perusahaan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Ciamis, BPBD, serta instansi terkait untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan. Koordinasi tersebut diharapkan mampu mempercepat respons apabila terjadi kekeringan yang berdampak terhadap kebutuhan air bersih masyarakat.

Apabila kondisi kekeringan menyebabkan sebagian wilayah mengalami kesulitan memperoleh air bersih, Perumdam telah menyiapkan armada mobil tangki untuk mendistribusikan air ke daerah yang membutuhkan, khususnya kawasan dengan elevasi tinggi maupun wilayah yang belum terlayani jaringan perpipaan secara optimal.

Di sisi lain, Amsi mengajak masyarakat ikut berperan menjaga keberlanjutan pasokan air dengan menggunakan air secara hemat dan bijaksana. Pelanggan juga diimbau segera memperbaiki kebocoran instalasi di lingkungan rumah serta menyiapkan penampungan air sebagai cadangan bila diperlukan.

“Keberhasilan menjaga pelayanan selama musim kemarau tidak hanya bergantung pada upaya Perumdam, tetapi juga memerlukan dukungan seluruh pelanggan dalam menggunakan air secara bijak. Setiap tetes air yang dapat dihemat akan sangat berarti bagi keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Untuk mempermudah komunikasi dengan pelanggan, Perumdam Tirta Galuh menyediakan layanan pengaduan melalui WhatsApp di nomor 0821-2828-2323. Masyarakat juga dapat memperoleh informasi mengenai pelayanan, perbaikan jaringan, maupun kegiatan perusahaan melalui kanal WhatsApp resmi dan akun Instagram @perumdamtirtagaluh.

Amsi memastikan Perumdam Tirta Galuh akan terus mengevaluasi perkembangan cuaca, kondisi sumber air baku, serta jaringan distribusi selama musim kemarau berlangsung agar pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap terjaga.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Seluruh sumber air, instalasi produksi, hingga jaringan distribusi akan terus kami pantau dan optimalkan agar kebutuhan air bersih pelanggan tetap terpenuhi sepanjang musim kemarau,” pungkasnya. (Resa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *