CIAMIS, SawalaJabar.com,- Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya menargetkan Kabupaten Ciamis mampu menggelar Gebyar Angklung berskala besar dengan melibatkan hingga 20 ribu peserta di Stadion Galuh dalam beberapa tahun mendatang.
Gagasan tersebut disampaikan saat membuka Gebyar Angklung II dalam rangka HUT ke-64 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Ciamis.
Menurut Herdiat, angklung bukan sekadar alat musik tradisional, melainkan identitas budaya Sunda yang memiliki nilai ekonomi sekaligus potensi besar untuk mengangkat pariwisata daerah.
“Selama ini angklung lebih dikenal berasal dari Bandung. Namun, produksi angklung terbesar justru berada di Kabupaten Ciamis. Ini menjadi kebanggaan sekaligus peluang yang harus terus kita kembangkan,” ujar Herdiat.
Ia berharap Gebyar Angklung di Ciamis terus berkembang hingga menjadi agenda budaya berskala nasional.
“Saya menginginkan beberapa tahun ke depan kita bisa menggelar Gebyar Angklung di Stadion Galuh dengan melibatkan sekitar 20 ribu peserta dari berbagai daerah. Kegiatan seperti ini akan memperkuat pelestarian budaya sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat,” katanya.
Herdiat juga mengajak seluruh peserta menjaga kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung agar seluruh rangkaian acara berjalan nyaman dan tertib.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis, Herdiat kemudian secara resmi membuka Gebyar Angklung II HUT PWRI Kabupaten Ciamis.
Sementara itu, Ketua PWRI Kabupaten Ciamis Koswara menyampaikan apresiasi kepada Bupati Herdiat Sunarya yang menerima penghargaan dari PWRI Pusat sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan dukungannya terhadap organisasi para purnabakti.
Koswara mengatakan, Gebyar Angklung bukan hanya menjadi ajang silaturahmi bagi para pensiunan ASN, tetapi juga wujud komitmen PWRI dalam menjaga dan melestarikan budaya Sunda. Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384, HUT PWRI ke-64, dan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota PWRI yang berpartisipasi sehingga kegiatan berlangsung meriah. Menurutnya, semangat kebersamaan para anggota menjadi modal penting untuk terus merawat persaudaraan sekaligus menjaga warisan budaya bagi generasi mendatang.
Seluruh rangkaian Gebyar Angklung II berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan dukungan pengamanan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur pendukung lainnya. (Resa)












