Ciamis, SawalaJabar.Com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan di Kabupaten Ciamis. Tim paduan suara dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ciamis berhasil melaju sebagai finalis dalam ajang pasanggiri paduan suara bergengsi, Puspa Swara Wanoja Sunda
tahun 2026.
Kegiatan yang digelar di Pendopo Kabupaten Garut ini merupakan bagian dari rangkaian lomba tingkat Provinsi Jawa Barat yang diinisiasi oleh TP PKK sebagai upaya pelestarian budaya Sunda melalui seni suara. Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga wadah silaturahmi dan penguatan peran perempuan dalam menjaga harmoni budaya daerah, Rabu (06/05/2026).
Babak Final wilayah IV diikuti oleh berbagai organisasi perempuan, termasuk PGRI, PKK, Bhayangkari, dan Persit dari sejumlah daerah di Priangan seperti Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran. Keikutsertaan PGRI Kabupaten Ciamis menjadi bukti nyata kontribusi para pendidik tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam pelestarian seni dan budaya lokal.
Dengan penampilan yang memukau dan harmonisasi suara yang kuat, tim PGRI Kabupaten Ciamis berhasil menarik perhatian dewan juri dan memastikan langkah mereka ke babak final. Keberhasilan ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi masyarakat Ciamis dan keluarga besar PGRI.
Ketua PGRI Kabupaten Ciamis, Edy Rusyana, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan kekompakan seluruh anggota tim.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas capaian ini. Ini bukan hanya tentang lomba, tetapi tentang dedikasi guru dalam melestarikan budaya Sunda melalui seni. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan menginspirasi,” ujarnya.
Ia juga berharap capaian ini dapat semakin memperkuat semangat para guru dalam berkontribusi di berbagai bidang, serta membawa nama baik Kabupaten Ciamis di tingkat yang lebih tinggi.
Ajang Puspa Swara Wanoja Sunda sendiri diharapkan terus menjadi ruang ekspresi sekaligus pelestarian budaya, di mana perempuan termasuk para guru memegang peran penting sebagai penjaga harmoni dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat Jawa Barat,” harapnya.












