Hari Otda ke-30, Bupati Tasikmalaya Dorong Kebijakan Berbasis Data

Hari Otda ke-30, Bupati Tasikmalaya Dorong Kebijakan Berbasis Data. (Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya/Adv)
Hari Otda ke-30, Bupati Tasikmalaya Dorong Kebijakan Berbasis Data. (Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya/Adv)

TASIKMALAYA, Sawalajabar.com – Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk menegaskan arah pembangunan ke depan.

Di bawah kepemimpinan Bupati Tasikmalaya H Cecep Nurul Yakin, penguatan tata kelola pemerintahan berbasis data menjadi prioritas utama.

Upacara yang digelar di Halaman Setda Kabupaten Tasikmalaya itu tidak sekadar seremonial, tetapi juga penegasan komitmen pemerintah daerah dalam membangun sistem yang transparan, terintegrasi, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Cecep menegaskan, kualitas kebijakan sangat ditentukan oleh kualitas data yang dimiliki. Karena itu, penguatan sistem statistik sektoral menjadi fokus yang terus didorong.

“Keputusan yang baik harus berbasis data, bukan asumsi. Ini yang terus kita bangun di Tasikmalaya,” ujarnya, Selasa, 28 April 2026.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui program desa cinta statistik. Program ini mendorong desa-desa memiliki kemampuan dalam mengelola dan memanfaatkan data sebagai dasar perencanaan pembangunan.

Kebijakan tersebut juga selaras dengan program nasional Satu Data Indonesia yang menekankan pentingnya integrasi data lintas sektor.

Selain itu, peringatan Hari Otda ke-30 juga menjadi bagian dari upaya mempercepat reformasi birokrasi.

Pemerintah daerah berupaya memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Dalam konteks ekonomi, Pemkab Tasikmalaya juga menyoroti pentingnya Sensus Ekonomi 2026 sebagai agenda strategis.

Data yang dihasilkan dari sensus tersebut akan menjadi peta kekuatan ekonomi daerah, mulai dari sektor UMKM hingga ekonomi kreatif.

“Hasil sensus ini akan jadi dasar kita menyusun kebijakan ekonomi yang lebih akurat dan tepat sasaran,” kata Cecep.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penandatanganan komitmen program Desa Cantik serta pemberian penghargaan pengawasan kearsipan kepada perangkat daerah dan kecamatan terbaik.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional, akuntabel, dan modern.

Melalui momentum Hari Otonomi Daerah ke-30 ini, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi, dengan menempatkan data sebagai fondasi utama dalam setiap kebijakan pembangunan.*** (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *