Sawala Jabar. Berita Ciamis. Komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba kembali ditegaskan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis melalui razia dan tes urine serentak, Senin malam (6 April 2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 sekaligus langkah konkret deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan peredaran narkoba di dalam lapas.
Razia diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya pelaksanaan tugas secara profesional, terukur, serta tetap mengedepankan pendekatan humanis.
“Razia ini harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Tetap humanis, namun tidak mengurangi ketegasan dalam menegakkan aturan,” ujarnya.
Usai apel, petugas gabungan langsung bergerak melakukan penggeledahan menyeluruh di kamar hunian warga binaan. Pemeriksaan dilakukan secara teliti terhadap seluruh barang untuk memastikan tidak adanya benda terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Erossyan Freda Adityawan, menjelaskan bahwa pembagian tugas telah dilakukan secara sistematis agar kegiatan berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Seluruh personel sudah ditempatkan sesuai titik penggeledahan masing-masing sehingga proses razia dapat berjalan optimal,” katanya.
Selain razia, kegiatan juga dirangkaikan dengan tes urine yang menyasar seluruh petugas serta 50 persen warga binaan dari total 285 orang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pencegahan sekaligus deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan lapas.
Dalam pelaksanaannya, Lapas Ciamis turut menggandeng aparat penegak hukum dan instansi terkait, di antaranya Polres Ciamis, Kodim 0613/Ciamis, serta BNN Kabupaten Ciamis.
Keterlibatan unsur eksternal ini memperkuat pengawasan sekaligus menunjukkan sinergi dalam memerangi narkoba.
Dari hasil kegiatan, petugas tidak menemukan barang terlarang di dalam kamar hunian. Sementara itu, seluruh peserta tes urine, baik petugas maupun warga binaan, dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Razia dan tes urine ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga wujud nyata komitmen Lapas Ciamis dalam menjaga integritas serta menciptakan lingkungan pembinaan yang aman dan kondusif.
Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari langkah berkelanjutan menuju lapas yang bersih dari narkoba dan berbagai potensi gangguan keamanan lainnya. (Resa)












