Tagana Ciamis Respon Cepat Bencana Puting Beliung di Purwadadi

Ciamis, Sawalajabar — Bencana angin puting beliung yang disertai hujan deras yang terjadi di wilayah Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Sabtu (28/03/2026).

Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan parah serta sejumlah pohon tumbang yang menghambat akses jalan.

Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis bergerak cepat, anggota Tagana langsung melakukan asesmen awal guna mengetahui tingkat kerusakan dan jumlah warga terdampak.

Selain pendataan, petugas juga sigap melakukan evakuasi terhadap sejumlah warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat demi memastikan keselamatan mereka. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati mengingat kondisi cuaca yang masih belum sepenuhnya stabil.

Tidak hanya itu, anggota Tagana bersama warga setempat bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan dan pohon tumbang yang menutup akses jalan. Upaya ini dilakukan untuk memperlancar jalur evakuasi serta memudahkan distribusi bantuan bagi para korban.

Ketua Tagana Kabupaten Ciamis, Anjar, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus siaga dan memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

“Kejadian ini terjadi hari ini dan kami langsung bergerak cepat ke lokasi begitu menerima laporan. Prioritas kami adalah keselamatan warga, melakukan evakuasi, serta membuka akses jalan yang tertutup agar bantuan bisa segera masuk,” ujar Anjar.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, Ihsan Rasyid, mengapresiasi respon cepat yang dilakukan oleh Tagana di lapangan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berkoordinasi untuk penanganan lanjutan.

“Kami memastikan penanganan dilakukan sejak hari ini secara maksimal. Dinas Sosial bersama pihak terkait akan terus mendukung, baik dalam pendataan maupun penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak,” ungkap Ihsan Rasyid.

Hingga saat ini, proses pendataan masih terus dilakukan untuk memastikan jumlah kerugian dan kebutuhan mendesak warga. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *