20 Penegak Ditempa, Pramuka Ciamis Siapkan Petugas Protokol Andal

CIAMIS, sawalajabar com. Menjadi petugas protokol bukan sekadar berdiri di depan, mengatur susunan acara atau menyampaikan aba-aba. Di balik kelancaran sebuah kegiatan resmi, ada kemampuan membaca situasi, berkomunikasi, menjaga sikap hingga memastikan setiap tamu mendapat pelayanan yang baik.

Keterampilan itulah yang kini mulai ditempa Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Ciamis melalui Pelatihan Tata Keprotokolan bagi Pramuka Penegak, yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu, 29-30 Agustus 2026.

Sebanyak 20 anggota Pramuka Penegak mengikuti kegiatan tersebut. Mereka dipersiapkan bukan hanya untuk memahami aturan keprotokolan, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi dan pelayanan yang dibutuhkan ketika menjalankan tugas di berbagai kegiatan resmi Gerakan Pramuka Ciamis.

Pelatihan dibuka langsung oleh Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Ciamis, H. Nanang Permana, MH. Hadir pula Sekretaris Kwarcab Ciamis Candra Utama, SH, serta Wakil Ketua Bidang Kerja Sama, Humas dan Media Informasi Kwarcab Ciamis, Jujang.

Untuk memperkaya pembekalan, Kwarcab Ciamis menghadirkan pemateri dari sejumlah unsur, di antaranya Pusdiklatcab Gerakan Pramuka Ciamis, Kodim 0613 Ciamis, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemerintah Kabupaten Ciamis, serta Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Ciamis.

Tidak Hanya Belajar Tata Acara

Wakil Ketua Bidang Kerja Sama, Humas dan Media Informasi Gerakan Pramuka Kwarcab Ciamis, Jujang, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari pendidikan dan pembinaan anggota Pramuka untuk meningkatkan kapasitas dalam mendukung kegiatan resmi organisasi.

Menurutnya, seorang petugas protokol harus memahami berbagai aspek yang berkaitan dengan pelaksanaan acara, mulai dari pengaturan tata tempat, tata acara hingga tata penghormatan.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dalam mengatur tata acara, tata tempat, dan tata penghormatan secara profesional,” ujar Jujang.

Namun, kemampuan teknis saja dinilai belum cukup. Petugas protokol juga harus mempunyai kemampuan komunikasi yang baik agar mampu berkoordinasi dengan berbagai pihak dan menyampaikan informasi secara tepat.

Karena itu, peserta juga mendapatkan pembekalan public speaking dan teknik dasar menjadi Master of Ceremony (MC).

Materi yang diberikan meliputi tata tempat, tata upacara, tata penghormatan, public speaking, serta teknik menjadi MC.

Bekal tersebut diharapkan membuat peserta lebih siap ketika harus terlibat langsung dalam kegiatan yang menghadirkan tamu, pejabat maupun unsur lainnya.

Protokol Harus Punya Sikap Humanis

Di tengah tuntutan profesionalitas, Kwarcab Ciamis juga menekankan pentingnya sikap dalam menjalankan tugas.

Jujang mengatakan, petugas protokol merupakan salah satu pihak yang berhadapan langsung dengan tamu. Karena itu, cara berkomunikasi dan memberikan pelayanan menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan.

“Petugas keprotokolan harus memiliki sikap humanis, ramah, dan selalu memberikan pelayanan dengan senyum kepada setiap tamu,” katanya.

Menurutnya, keramahan bukan berarti mengabaikan aturan. Sebaliknya, petugas protokol harus mampu memadukan ketegasan dalam menjalankan ketentuan dengan sikap santun ketika memberikan pelayanan.

Kemampuan seperti itu dibutuhkan agar kegiatan dapat berjalan tertib tanpa kehilangan suasana yang nyaman bagi tamu maupun peserta.

Disiapkan Jadi Kader Protokol Kwarcab Ciamis

Pelatihan dua hari tersebut juga diarahkan untuk menyiapkan kader yang nantinya dapat dilibatkan dalam tugas keprotokolan di lingkungan Gerakan Pramuka Kwarcab Ciamis.

Dengan demikian, kegiatan tidak berhenti sebagai pengalaman belajar, tetapi menjadi bagian dari proses regenerasi petugas protokol di lingkungan organisasi.

Jujang berharap 20 peserta yang mengikuti pelatihan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh ketika mendapat tugas di lapangan.

“Mereka yang mengikuti pelatihan ini akan menjadi petugas keprotokolan di Gerakan Pramuka Ciamis. Mudah-mudahan dengan pelatihan ini, mereka lebih matang dan profesional dalam melaksanakan tugasnya,” ungkap Jujang.

Ia menilai kemampuan keprotokolan juga dapat menjadi bekal berharga bagi anggota Pramuka Penegak dalam membangun kepercayaan diri, kemampuan berbicara di depan umum, kedisiplinan dan keterampilan berorganisasi.

Ke depan, para peserta diharapkan mampu tampil sebagai petugas protokol yang tidak hanya memahami tata acara, tata tempat dan tata penghormatan, tetapi juga mampu menjadi pelayan kegiatan yang komunikatif, ramah dan mampu menjaga nama baik Gerakan Pramuka Ciamis.

Bagi Kwarcab Ciamis, menyiapkan petugas protokol sejak usia muda sekaligus menjadi bagian dari pembentukan karakter anggota Pramuka agar berani tampil, disiplin, memiliki etika dan siap mengambil peran dalam berbagai kegiatan organisasi maupun masyarakat. (Resa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *