Dari Pengelolaan Sampah ke Prestasi, Ciamis Terbaik 3 Jawa-Bali

Oplus_131072

CIAMIS, sawalajabar.com.  Upaya Kabupaten Ciamis memperkuat pengelolaan sampah dan menjaga kualitas lingkungan berbuah prestasi di tingkat regional. Kabupaten Ciamis berhasil masuk tiga besar Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Jawa-Bali untuk kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri.

Ciamis menempati peringkat ketiga, di bawah Kabupaten Sidoarjo sebagai peringkat kedua dan Kabupaten Wonosobo yang meraih posisi pertama.

Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya dari Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam acara yang digelar di Nusa Dua Convention Centre, Bali, Jumat (28/8/2026).

Capaian tersebut menjadi pengakuan terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam mendorong pengelolaan sampah yang lebih terpadu sekaligus membangun lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Bukan Sekadar Persoalan Sampah

Kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri tidak hanya menilai bagaimana pemerintah daerah menangani sampah. Penilaian juga melihat kualitas lingkungan hidup, efektivitas program serta dampak yang dihasilkan bagi masyarakat.

Aspek inovasi turut menjadi bagian penting dalam penilaian. Pemerintah daerah dituntut mampu menghadirkan solusi lingkungan yang kreatif, kolaboratif, sekaligus memiliki keberlanjutan.

Karena itu, posisi tiga besar yang diraih Ciamis menunjukkan bahwa persoalan lingkungan telah menjadi bagian dari kinerja pembangunan daerah.

Pengelolaan sampah tidak berhenti pada kegiatan pengangkutan dan pembuangan, tetapi diarahkan menjadi sistem yang mampu mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi masyarakat.

Ciamis Bersaing dengan 93 Kabupaten

Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Jawa-Bali diikuti pemerintah daerah dari tujuh provinsi, 93 kabupaten, dan 35 kota.

Ajang tersebut menjadi wadah untuk memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang dinilai mampu menunjukkan kinerja terbaik dalam berbagai bidang pembangunan dan pelayanan publik.

Pada Batch II, terdapat sejumlah kategori yang menjadi fokus penilaian, di antaranya Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Implementasi Program 3 Juta Rumah, Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, serta Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan.

Persaingan tersebut membuat capaian Ciamis di posisi tiga besar kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri menjadi catatan tersendiri bagi pemerintah daerah.

Herdiat Terima Langsung Penghargaan

Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya hadir langsung dalam acara tersebut dan menerima penghargaan yang diserahkan Mendagri Muhammad Tito Karnavian.

Penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah sekaligus seluruh pihak yang terlibat dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Ciamis.

Capaian tersebut juga tidak terlepas dari peran masyarakat. Sebab, keberhasilan pengelolaan lingkungan tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat, dunia usaha, komunitas dan berbagai pemangku kepentingan.

Semangat kolaborasi menjadi penting agar program pengelolaan sampah tidak berhenti sebagai program pemerintah, tetapi menjadi kebiasaan bersama dalam kehidupan sehari-hari.

Ciamis Berhak Atas Insentif Rp1 Miliar

Prestasi di posisi ketiga juga membawa manfaat fiskal bagi Kabupaten Ciamis.

Dalam skema Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, pemerintah daerah yang meraih juara pertama mendapatkan insentif fiskal Rp2 miliar, juara kedua Rp1.5 miliar, dan juara ketiga Rp1 miliar.

Dengan meraih posisi ketiga kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, Kabupaten Ciamis mendapatkan insentif fiskal sebesar Rp1 miliar.

Insentif tersebut disalurkan Kementerian Dalam Negeri ke rekening kas daerah untuk kemudian dapat dimanfaatkan dalam mendukung pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik sesuai kebutuhan daerah.

Tito: Penghargaan Bukan Tujuan Akhir

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan, kinerja pemerintah daerah pada akhirnya berkaitan erat dengan kepercayaan masyarakat.

Menurutnya, tata kelola pemerintahan yang baik dan kinerja yang nyata akan memberikan dampak terhadap penilaian masyarakat terhadap pemerintah maupun kepala daerah.

“Kinerja yang baik pada akhirnya akan berbuah kepercayaan publik. Jika tata kelola pemerintahan bagus, masyarakat akan menilai positif pemimpinnya,” kata Tito.

Ia menegaskan, apresiasi yang diberikan kepada pemerintah daerah bukan semata-mata untuk memberikan penghargaan, tetapi menjadi bagian dari upaya mendorong daerah agar terus meningkatkan kinerja.

Pemerintah daerah yang mendapatkan apresiasi juga memiliki peluang untuk memperkuat citra daerah, meningkatkan kepercayaan publik, serta membuka kesempatan kolaborasi dengan dunia usaha dan mitra pembangunan.

Sementara bagi daerah yang belum memperoleh penghargaan, pemerintah tetap didorong melakukan evaluasi dan perbaikan.

Jadi Modal untuk Perbaikan Lingkungan

Bagi Ciamis, penghargaan terbaik ketiga menjadi capaian yang patut diapresiasi sekaligus tantangan untuk terus melakukan pembenahan.

Pengelolaan sampah merupakan persoalan yang membutuhkan konsistensi. Pertumbuhan aktivitas masyarakat dan perubahan pola konsumsi membuat kebutuhan terhadap sistem pengelolaan sampah yang efektif semakin besar.

Karena itu, penghargaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pencapaian administratif, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat berbagai program lingkungan di Kabupaten Ciamis.

Dari pengelolaan sampah, Ciamis kini menorehkan prestasi di tingkat regional Jawa-Bali. Namun, pekerjaan berikutnya adalah memastikan lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan benar-benar dirasakan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Ciamis. (Resa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *