Dari Ciamis ke Gedung Sate, Padus PGRI Tampil di HUT RI ke-81 Jabar

CIAMIS, Sawalajabar. Paduan Suara (Padus) PGRI Kabupaten Ciamis mendapat kepercayaan tampil dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Jawa Barat di Gedung Sate, Bandung.

Keikutsertaan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi tim yang membawa nama PGRI dan Kabupaten Ciamis di hadapan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta tamu undangan dalam peringatan kemerdekaan.

Ketua PGRI Kabupaten Ciamis, Drs. Edi Rusyana, M.Pd., menyebut kesempatan tersebut sebagai sebuah kehormatan sekaligus amanah. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan harus dijawab dengan kesungguhan, rasa syukur, dan penampilan yang maksimal.

“Ini merupakan kehormatan, kesempatan, sekaligus amanah. Harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, gembira dan penuh rasa syukur agar melahirkan kebaikan serta kebermanfaatan,” kata Edi.

Ia berharap keterlibatan Padus PGRI Ciamis dalam kegiatan tingkat Jawa Barat dapat menjadi bagian dari upaya membangun citra positif organisasi sekaligus mendorong warga PGRI untuk terus menunjukkan profesionalisme.

Edi menilai insan PGRI tidak hanya dituntut memiliki kemampuan sesuai bidangnya, tetapi juga mampu menjadi teladan melalui sikap, tanggung jawab dan kinerja.

“Seluruh warga PGRI perlu memiliki kesadaran untuk mengedepankan profesionalisme dan tanggung jawab. Mudah-mudahan PGRI Kabupaten Ciamis selalu diberi jalan terbaik yang berkah dan penuh manfaat,” ujarnya.

Edi pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Ciamis, Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII, Bank BJB Cabang Ciamis, seluruh personel Padus PGRI, warga PGRI serta pihak-pihak yang telah memberikan dukungan.

Latihan Terbatas, Kekompakan Jadi Kunci

Di balik penampilan tersebut terdapat cerita menarik mengenai persiapan tim. Kepala Bidang Seni dan Budaya PGRI Kabupaten Ciamis, Elis Susilawati, S.Pd., mengatakan kepastian mengenai penampilan baru diterima beberapa hari sebelum acara.

Sebelumnya, pihak PGRI Ciamis memang sudah mendapat informasi mengenai rencana undangan tersebut. Namun, karena masih menunggu kepastian dari pihak provinsi, latihan khusus belum dapat dilakukan secara optimal.

“Awalnya baru sebatas konfirmasi. Kami diberi informasi bahwa akan diundang tampil, tetapi masih menunggu kepastian berikutnya. Setelah benar-benar ada kepastian, waktunya sudah sangat dekat dengan pelaksanaan,” jelas Elis.

Padus PGRI Ciamis kemudian menyiapkan sekitar 25 orang untuk mengikuti kegiatan tersebut. Rombongan terdiri dari personel paduan suara, pelatih, pendamping dan Ketua PGRI Kabupaten Ciamis.

Dengan waktu persiapan yang singkat, kekompakan menjadi modal utama. Pengalaman anggota dalam bernyanyi secara berkelompok membuat mereka mampu menyesuaikan diri dengan cepat terhadap kebutuhan acara.

Lagu Tambahan Diminta Mendadak

Tantangan semakin terasa ketika di lokasi acara tim mendapat permintaan untuk membawakan lagu “Desaku”.

Materi tersebut tidak masuk dalam persiapan awal. Tim pun harus melakukan penyesuaian secara cepat di tempat.

“Karena pembagian suara dalam paduan suara sudah terbiasa, lagu itu bisa kami pelajari dan sesuaikan di lokasi. Waktunya sangat singkat, tetapi akhirnya bisa dibawakan,” tutur Elis.

Ia mengakui kondisi tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi anggota Padus PGRI Ciamis. Dukungan dari tim musik yang terlibat dalam kegiatan juga membantu penampilan berjalan lebih lancar.

Selain membawakan lagu yang diminta, Padus PGRI Ciamis turut mengisi rangkaian acara dengan lagu-lagu bertema perjuangan dan kebangsaan.

Bagi Elis, pengalaman tampil di Gedung Sate menjadi catatan penting bagi perjalanan Padus PGRI Ciamis.

Kepercayaan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kelompok paduan suara dari daerah memiliki kesempatan untuk tampil dalam agenda besar tingkat Jawa Barat.

Belum Sempat Beristirahat, Kembali Dapat Undangan

Menariknya, setelah menyelesaikan penampilan dan kembali ke Ciamis, tim kembali menerima kabar mengenai undangan tampil berikutnya.

Padus PGRI Kabupaten Ciamis diminta kembali hadir untuk mengisi kegiatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Barat pada 19 Agustus 2026.

Informasi tersebut diterima melalui pihak protokoler. Persiapan kembali dilakukan dengan waktu yang terbatas karena jadwal penampilan sudah semakin dekat.

“Informasi berikutnya baru kami terima setelah pulang ke Ciamis. Bahkan untuk penampilan tanggal 19 Agustus, latihan akan dilakukan di lokasi,” ungkap Elis.

Bertambahnya kepercayaan untuk tampil dalam dua agenda besar tingkat Jawa Barat menjadi kebanggaan tersendiri bagi PGRI Kabupaten Ciamis.

Bagi PGRI kesempatan tersebut bukan hanya soal tampil di atas panggung. Lebih dari itu, menjadi ruang untuk membawa nama daerah, mempererat kebersamaan dan menunjukkan bahwa guru juga mampu berkontribusi melalui seni dan budaya dalam momentum kebangsaan. (Resa)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *