CIAMIS, SawalaJabar — Perum Bulog Cabang Ciamis menargetkan penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) di Kabupaten Ciamis dapat mencapai 100 persen pada akhir September 2026.
Kepala Perum Bulog Cabang Ciamis Johan Wahyudi mengatakan, wilayah kerja Bulog Ciamis cukup luas, mencakup enam wilayah, yakni Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya hingga Kabupaten Garut.
“Untuk enam wilayah kerja, Alhamdulillah tiga wilayah sudah selesai 100 persen, yaitu Pangandaran, Banjar dan Kota Tasikmalaya. Sementara untuk Kabupaten Ciamis saat ini penyalurannya sudah sekitar 78,5 persen,” kata Johan.
Menurutnya, wilayah Priangan Timur menjadi salah satu wilayah dengan jumlah penerima Bantuan Pangan terbesar di Indonesia. Secara keseluruhan, jumlah penerima bantuan di enam wilayah kerja tersebut mencapai sekitar 1,157 juta penerima.
Khusus Kabupaten Ciamis, penyaluran Bantuan Pangan terus dikebut agar seluruh penerima dapat memperoleh bantuan sesuai data yang telah ditetapkan.
“Kami berharap pada akhir September ini penyaluran Banpang di Kabupaten Ciamis bisa mencapai 100 persen dan tentunya tepat sasaran,” ujarnya.
Johan berharap, bantuan tersebut dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok, khususnya di tengah potensi tantangan pangan akibat kondisi cuaca dan musim kemarau.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut mendukung kelancaran program tersebut, mulai dari pemerintah daerah, Dinas Sosial, camat, kepala desa, TNI, Polri, Kejaksaan hingga DPR RI.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program Bantuan Pangan ini. Ini merupakan amanah pemerintah untuk menjaga ketersediaan bahan pokok dan membantu masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi PDI Perjuangan, Ida Nur Laila Wiradinata, turut hadir dalam kegiatan penyaluran Bantuan Pangan tersebut.
Ida mengatakan, program Bantuan Pangan merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, terutama menghadapi potensi dampak kemarau panjang dan ancaman El Nino.
“Pemerintah melalui Bulog memberikan bantuan kepada masyarakat sebagai salah satu upaya penanganan masalah pangan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Ida.
Ida yang merupakan anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Jabar X yang meliputi Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Kuningan dan Kota Banjar, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Ia menyebutkan, bantuan pangan tersebut diharapkan tidak hanya berhenti pada penyaluran saat ini, namun dapat dilanjutkan sesuai dengan kebijakan pemerintah dan kondisi kebutuhan masyarakat.
“Insyaallah untuk bantuan lainnya juga akan datang. Ini merupakan salah satu bentuk perhatian dan keinginan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Ida juga menyebutkan, Kabupaten Ciamis memiliki jumlah penerima bantuan yang cukup besar karena cakupan wilayahnya terdiri dari 27 kecamatan.
Di Kecamatan Sukamantri sendiri, lanjut Ida, terdapat sekitar 1.118 penerima yang mendapatkan Bantuan Pangan dari pemerintah melalui Bulog.
Ia berharap bantuan tersebut dapat diterima oleh masyarakat yang memang berhak dan memberikan manfaat dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
“Yang paling penting bantuan ini bisa sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya. (Resa)
