Ciamis – Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Ciamis mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan serius akibat tertimpa pohon tumbang, Sabtu (10/01/2026).
Berdasarkan laporan yang diterima Tagana Ciamis, terdapat dua wilayah utama yang terdampak paling parah, yakni Kecamatan Cipaku dan Kecamatan Cijeungjing.
Ketua Tagana Kabupaten Ciamis, Anzar Kurniaman, mengonfirmasi bahwa anggotanya telah bergerak cepat ke lapangan.
“Berdasarkan laporan anggota, ada dua lokasi terdampak. Warga yang rumahnya mengalami kerusakan sudah berhasil dievakuasi bersama masyarakat sekitar,” terangnya pada Sabtu malam.
Data Kerusakan di Dua Kecamatan
Hingga saat ini, data sementara menunjukkan total sembilan rumah mengalami kerusakan. Rinciannya meliputi lima rumah di Kecamatan Cipaku dan empat rumah di Kecamatan Cijeungjing.
“Kerusakan disebabkan oleh pohon yang tumbang karena tidak kuat menahan tekanan angin kencang. Dari total tersebut, dua rumah di Kecamatan Cijeungjing mengalami rusak berat dengan taksiran kerugian mencapai puluhan juta rupiah,” ungkap Anzar.
Respons Cepat dan Assessment Lanjutan
Sebagai bentuk respons cepat, sejumlah anggota Tagana telah diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi dan membersihkan material pohon yang menimpa bangunan warga.
“Anggota kami sudah di lokasi untuk mengevakuasi korban dan membersihkan sisa-sisa pohon,” tambahnya.
Meski penanganan awal sudah dilakukan, Anzar telah menginstruksikan seluruh personel Tagana Ciamis untuk berkumpul kembali guna melakukan penilaian (assessment) menyeluruh.
“Besok pagi pukul 06.30 WIB, semua anggota diminta berkumpul. Kami akan melanjutkan assessment dan menuntaskan evakuasi pada titik-titik yang belum tertangani sepenuhnya,” tutup Anzar.
